MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar kembali melanjutkan program Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan menyasar Kecamatan Makassar, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Bapenda dalam mendekatkan pelayanan perpajakan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban membayar pajak daerah.
Program Pekan Panutan PBB-P2 merupakan layanan jemput bola yang rutin dilaksanakan Bapenda Kota Makassar agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan perpajakan secara lebih mudah dan cepat. Selain membuka layanan pembayaran PBB-P2, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme warga Kecamatan Makassar terlihat cukup tinggi. Masyarakat memanfaatkan layanan yang tersedia untuk berkonsultasi mengenai kewajiban perpajakan, memperoleh informasi terkait PBB-P2, hingga melakukan pembayaran pajak secara langsung di lokasi kegiatan.

Tingginya partisipasi masyarakat tersebut menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya tepat waktu. Dana yang dihimpun dari sektor pajak daerah nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, fasilitas umum, hingga berbagai program pelayanan publik lainnya.
Dalam kesempatan itu, Bapenda Kota Makassar juga terus memperkuat transformasi digital di sektor pelayanan perpajakan melalui kolaborasi bersama Lontara Plus. Kerja sama tersebut menghadirkan alternatif kanal pembayaran pajak daerah yang lebih praktis dan mudah dijangkau masyarakat.
Saat ini, pembayaran pajak daerah tidak hanya dapat dilakukan melalui aplikasi PAKINTA, tetapi juga melalui aplikasi Lontara Plus. Kehadiran dua platform digital tersebut memberikan fleksibilitas kepada wajib pajak untuk melakukan pembayaran kapan saja dan dari mana saja tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Digitalisasi pelayanan perpajakan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan, sekaligus menciptakan tata kelola perpajakan yang semakin transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bapenda dalam memperluas akses layanan kepada seluruh masyarakat Kota Makassar.
Melalui pelaksanaan Pekan Panutan PBB-P2, Bapenda Kota Makassar berharap masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan dalam membayar pajak, tetapi juga semakin memahami pentingnya kontribusi pajak bagi pembangunan daerah. Meningkatnya kepatuhan wajib pajak diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan PAD yang menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan Kota Makassar.
Bapenda Kota Makassar optimistis sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan semakin memperkuat kemandirian fiskal daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Semangat “Pajak Mulia Membangun Kota Makassar” terus digaungkan dengan mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pembayaran pajak melalui aplikasi Lontara Plus maupun PAKINTA sebagai solusi pembayaran yang mudah, cepat, dan aman.


Leave a Reply