PAMUNGKAS Hadir di Ujung Tanah, Bapenda Makassar Dorong Pendataan PBB-P2 Berbasis Digital

pemprov-sulsel

HARSYANEWS.ID, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperluas implementasi inovasi PAMUNGKAS (Pajak Mulia Membangun Kota Makassar) melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Kali ini, program tersebut digelar di Aula Kantor Kecamatan Ujung Tanah, Senin (29/6/2026), sebagai upaya memperkuat akurasi data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berbasis digital.

Sekitar 70 peserta yang terdiri atas warga, tokoh masyarakat, serta ketua RT dan RW mengikuti kegiatan tersebut. Turut hadir Kepala UPT PBB-P2 Bapenda Kota Makassar Indirwan Dermayasair, Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar Akhyar Ansyari, dan Camat Ujung Tanah Andi Unru.

Kecamatan Ujung Tanah menjadi salah satu wilayah percontohan atau pilot project PAMUNGKAS bersama Kecamatan Kepulauan Sangkarrang dan Ujung Pandang. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk melakukan pendaftaran objek pajak baru maupun pemutakhiran data PBB-P2 secara mandiri melalui sistem digital.

Kepala UPT PBB-P2 Bapenda Kota Makassar, Indirwan Dermayasair, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi sosialisasi. Petugas juga memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat agar proses pendaftaran maupun pembaruan data objek pajak dapat diselesaikan secara tepat dan mudah.

“Pendampingan ini bertujuan memastikan masyarakat memahami tata cara pendaftaran sekaligus membantu menyelesaikan proses administrasi hingga data dapat terekam dalam sistem,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Akhyar Ansyari, menilai pemutakhiran data menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan pajak daerah yang lebih akurat dan berkeadilan. Menurutnya, perubahan kondisi maupun fungsi bangunan harus segera diakomodasi dalam basis data PBB-P2 agar penetapan pajak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Di sisi lain, Camat Ujung Tanah, Andi Unru, mengapresiasi langkah Bapenda Makassar yang menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat. Ia menilai pendekatan jemput bola tersebut sangat membantu warga, khususnya di kawasan pesisir, karena mempermudah pengurusan administrasi perpajakan tanpa harus mendatangi kantor Bapenda.

Melalui pelaksanaan PAMUNGKAS, Bapenda Makassar berharap partisipasi masyarakat dalam memperbarui data objek pajak terus meningkat sehingga basis data PBB-P2 semakin valid. Seluruh data yang dihimpun selama kegiatan akan direkam secara elektronik dan melalui proses verifikasi sebelum ditetapkan sebagai bagian dari basis data resmi PBB-P2 Kota Makassar.

Leave a Reply