{"id":4780,"date":"2026-11-06T17:40:35","date_gmt":"2026-11-06T09:40:35","guid":{"rendered":"https:\/\/harsyanews.id\/?p=4780"},"modified":"2026-11-06T17:40:35","modified_gmt":"2026-11-06T09:40:35","slug":"usia-14-tahun-atlet-judo-pangkep-borong-3-medali-untuk-bone","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/2026\/11\/06\/usia-14-tahun-atlet-judo-pangkep-borong-3-medali-untuk-bone\/","title":{"rendered":"Usia 14 Tahun, Atlet Judo Pangkep Borong 3 Medali untuk Bone"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 1rem;\">HARSYANEWS.ID,PANGKEP &#8211;<\/strong><span style=\"font-size: 1rem;\"> Prestasi membanggakan ditorehkan Naila Atika Putri, atlet judo asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Meski baru berusia 14 tahun, Naila berhasil menyumbangkan tiga medali sekaligus untuk Kabupaten Bone pada ajang Porprov XVIII Sulsel 2026.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tiga medali yang diraih Naila masing-masing satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Capaian tersebut sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi siswi UPT SMP Negeri 1 Pangkep itu dalam debutnya di ajang Porprov.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Medali emas diraih Naila setelah berhasil menumbangkan lawannya asal Kota Makassar pada kelas fighter 48 kilogram U-23. Kemenangan tersebut mengantarkannya mempersembahkan emas pertama bagi Kabupaten Bone.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tak berhenti di situ, Naila juga berhasil meraih medali perak pada kategori senior 48 kilogram. Sementara satu medali perunggu lainnya diperoleh melalui kategori juno kata atau keindahan gerakan judo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah senang bisa persembahkan medali emas. Naila tidak bisa seperti ini tanpa dukungan dari pelatih di Pangkep dan Bone, teman-teman dan kakak-kakak judo, serta orang tua dan keluarga,&#8221; kata Naila.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Naila mengungkapkan, keberhasilannya tidak diraih secara instan. Dia telah menjalani persiapan intensif selama enam bulan sebelum tampil di Porprov XVIII Sulsel.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selama masa persiapan, latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan fisik, stamina, serta mental bertanding. Dukungan dan doa kedua orang tuanya juga menjadi penyemangat untuk menghadapi setiap pertandingan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Naila mulai mengenal olahraga judo sejak berusia sembilan tahun atau ketika masih duduk di bangku kelas III sekolah dasar. Sejak saat itu, dia terus mengasah kemampuannya dengan mengikuti berbagai kejuaraan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sejumlah kompetisi pernah diikutinya, mulai dari Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) hingga Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat dipercaya memperkuat Kabupaten Bone di Porprov XVIII.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Meski memiliki pengalaman bertanding, Naila mengaku tidak mudah menghadapi persaingan di arena Porprov. Apalagi, seluruh atlet yang menjadi lawannya memiliki kemampuan dan persiapan yang tidak bisa dianggap remeh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Semua lawan kuat, semua punya persiapan dan kemampuan lebih. Apalagi ini pengalaman pertama ikut Porprov. Alhamdulillah keberuntungan ada di pihak Naila,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagi Naila, keberhasilan meraih medali emas pada Porprov perdananya menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Terlebih, emas tersebut merupakan medali emas pertamanya sekaligus emas pertama yang dipersembahkan untuk Kabupaten Bone.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Anak kedua dari pasangan Akhiruddin Tola dan Indrasari BL itu mengaku dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan kariernya sebagai atlet judo.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah orang tua sangat mendukung, selalu memantau setiap perkembangan, progres latihan, bahkan di setiap pertandingan orang tua selalu hadir mendukung dan mendoakan,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di tengah kesibukannya menjalani latihan dan pertandingan, Naila tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang pelajar. Dia mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam membagi waktu antara pendidikan dan aktivitas olahraga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurutnya, pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap aktivitasnya sebagai atlet. Bahkan, sekolah memberikan kelonggaran agar dirinya tetap bisa mengikuti latihan dan kompetisi tanpa mengabaikan pendidikan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah semua tidak ada kendala. Saya banyak bersyukur karena sekolah sangat mendukung aktivitas selama ini. Sekolah memberikan keringanan bagi saya untuk membagi waktu sekolah dan latihan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di balik prestasinya sebagai atlet judo, Naila ternyata memiliki cita-cita menjadi seorang polisi wanita (Polwan). Gadis kelahiran 12 Desember 2012 itu berharap bisa terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Profil Naila Atika Putri<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nama: Naila Atika Putri<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Usia: 14 tahun<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tempat sekolah: UPT SMP Negeri 1 Pangkep<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tinggi badan: 160 cm<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Orang tua: Akhiruddin Tola dan Indrasari BL<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hobi: Makan dan olahraga<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Cita-cita: Polisi Wanita (Polwan)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Daftar Prestasi Naila<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>1. Medali Perunggu Kapolda Sulsel Cup 2023.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2. Juara 1 Porak Pangkep 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>3. Medali Perunggu Popda Sulsel 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>4. Medali Perak Kejurda Judo 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>5. Medali Perunggu Porprov XVIII Sulsel 2026.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>6. Medali Perak Porprov XVIII Sulsel 2026.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>7. Medali Emas Porprov XVIII Sulsel 2026.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARSYANEWS.ID,PANGKEP &#8211; Prestasi membanggakan ditorehkan Naila Atika Putri, atlet judo asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4781,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28,4],"tags":[172,734,733,94,732,735,43],"class_list":["post-4780","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-olahraga","tag-bone","tag-judo","tag-olahraga","tag-pangkep","tag-porprov-sulsel","tag-prestasi","tag-sulsel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4780"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4782,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4780\/revisions\/4782"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}