{"id":4581,"date":"2026-09-07T12:11:28","date_gmt":"2026-09-07T04:11:28","guid":{"rendered":"https:\/\/harsyanews.id\/?p=4581"},"modified":"2026-09-07T12:11:28","modified_gmt":"2026-09-07T04:11:28","slug":"injourney-perkuat-kepedulian-sosial-bantu-siswa-dan-warga-disabilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/2026\/09\/07\/injourney-perkuat-kepedulian-sosial-bantu-siswa-dan-warga-disabilitas\/","title":{"rendered":"Injourney Perkuat Kepedulian Sosial, Bantu Siswa dan Warga Disabilitas"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 1rem;\">HARSYANEWS.ID,MAROS\u2013<\/strong><span style=\"font-size: 1rem;\"> Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport), bantuan sosial disalurkan kepada sejumlah lembaga inklusi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penyerahan bantuan dipusatkan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Maros dan Forum Disabilitas Maros (Fordisma) pada Senin (7\/9\/2026).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aksi ini menjadi wujud komitmen korporasi dalam mendukung pilar pendidikan inklusif menuju Indonesia Emas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bantuan yang diserahkan meliputi 20 unit alat bantu dengar, 5 unit kursi roda, serta 3 unit tongkat penyangga (crutch). Khusus di SLBN Maros, bantuan juga menyasar pengembangan bakat seni siswa berupa kanvas dan canting lukis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>CEO Regional V Angkasa Pura Indonesia, Handy Heryudhitiawan, menegaskan bahwa pilar pendidikan merupakan aspek strategis yang perlu terus disokong oleh korporasi. Pemilihan lokasi di Kabupaten Maros juga selaras dengan wilayah operasional perusahaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Untuk menuju Indonesia Emas itu, pilar pendidikan ini yang harus dipastikan. Makanya kami memilih sekolah luar biasa ini dan Forum Disabilitas Maros,&#8221; ujar Handy di lokasi kegiatan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terkait bantuan peralatan seni di SLBN Maros, Handy menyebut hal itu didasari oleh potensi besar para siswa di bidang seni rupa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami dengar ada prestasi anak-anak yang melukis di sini, sehingga itu yang kami bantu untuk mengasah bakat mereka,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tak hanya fokus pada isu disabilitas, Angkasa Pura Indonesia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar kawasan bandara. Sebelumnya, program penanaman mangrove di pesisir pantai Maros telah direalisasikan sebagai bagian dari komitmen hijau perusahaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perusahaan, lingkungan, dan masyarakat sekitar agar keberadaan operasional bandara memberikan manfaat berkelanjutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Forum Disabilitas Maros (Fordisma), Muhammadong, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian PT Angkasa Pura Indonesia terhadap komunitas disabilitas di daerah tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Angkasa Pura yang telah memberikan bantuan kepada teman-teman disabilitas. Mudah-mudahan Angkasa Pura ke depan semakin jaya dan sukses,&#8221; ungkap Muhammadong.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, penyerahan bantuan alat bantu\u2014khususnya tongkat penyangga\u2014dilakukan secara selektif dan disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing penerima di lapangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kalau untuk tongkat, kita harus hubungi dulu yang bersangkutan untuk memastikan jenis apa yang dibutuhkan. Jangan sampai kita kasih yang tidak sesuai, jadinya mubazir. Makanya kita kondisikan dulu,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Muhammadong membeberkan, jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Maros secara keseluruhan mencapai kurang lebih 10.000 jiwa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ada 10 ribu. Dari jumlah tersebut, kebutuhan yang paling mendominasi hingga saat ini adalah alat bantu dengar, kursi roda, dan tongkat penyangga,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARSYANEWS.ID,MAROS\u2013 Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport), bantuan sosial disalurkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4582,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[700,45,43],"class_list":["post-4581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-injourney","tag-maros","tag-sulsel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4581"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4583,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581\/revisions\/4583"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4582"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harsyanews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}