Kunker ke Maros, Kajati Sulsel Tegaskan Kinerja Harus Sejalan Fasilitas

pemprov-sulsel

HARSYANEWS,ID.MAROS – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Didik Farkhan Alisyahdi, meresmikan Mess Adhyaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros serta Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Camba dalam kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Maros, Rabu (8/4/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan program Zero Indekos bagi pegawai kejaksaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja institusi.

Dalam kunjungan itu, Kajati turut didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulsel, Ery Didik Farkhan, Wakil Ketua IAD Sulsel Anyk Susiati Prihatin, serta Asisten Pembinaan Kejati Sulsel Abdillah.

Kepala Kejari Maros, Febryan, dalam paparannya menyebutkan bahwa saat ini Kejari Maros diperkuat 61 pegawai, terdiri dari 18 jaksa dan 41 tenaga tata usaha. Sementara Cabjari Camba memiliki 16 pegawai.

Ia juga melaporkan sejumlah capaian, termasuk program Saksi Prima yang kini dilengkapi layanan antar-jemput bagi saksi rentan seperti ibu hamil dan penyandang disabilitas.

Selain itu, pembangunan tahap kedua Mess Adhyaksa telah rampung dengan total 12 kamar, sehingga program Zero Indekos bagi pegawai berhasil direalisasikan. Sementara Kantor Cabjari Camba telah selesai dibangun sejak Januari 2026 melalui hibah pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi memberikan apresiasi atas capaian Kejari Maros, terutama kondisi kantor yang dinilai bersih dan representatif.

“Kondisi kantor yang sudah sangat baik ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja jajaran,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme, mengingat Kabupaten Maros memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga Kota Makassar serta lokasi Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Dalam arahannya, Kajati mengingatkan seluruh jajaran untuk bekerja sesuai koridor hukum dan menghindari perbuatan tercela.

“Jangan pernah mendzolimi orang lain. Di era sekarang, kesalahan kecil bisa langsung viral. Jadilah aparat yang humanis dan sombere,” pesannya.

Kajati juga menyoroti tiga program prioritas, yakni penegakan hukum berkualitas terutama dalam pemberantasan korupsi, optimalisasi pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan pegawai.

Kegiatan kunjungan kerja ini ditutup dengan dialog interaktif bersama jajaran Kejari Maros, di mana Kajati mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi pegawai di lapangan.

Leave a Reply