Jelajah Sampah Makassar 2025 Singgah di Tallo: Warga Antusias, 131,6 Kg Sampah Terkumpul

Source Instagram DLH Makassar

pemprov-sulsel

HARSYANEWS.ID, MAKASSAR — Hari ke-8 rangkaian Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Tallo kembali mencatatkan hasil yang membanggakan. Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Makassar Bebas Sampah 2029 ini berlangsung sukses dan mendapat antusias tinggi dari warga, komunitas, serta tenant daur ulang.

Aksi bersih yang digelar sejak pagi berhasil mengumpulkan 131,6 kilogram sampah yang terdiri dari sampah organik dan anorganik. Jumlah ini menunjukkan semakin kuatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memulai pemilahan sampah dari rumah masing-masing.

Melalui unggahan resmi di akun Instagram @dlh_makassar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Tidak hanya turun langsung dalam aksi bersih, para peserta juga mengikuti talkshow dan workshop edukatif seputar pengelolaan sampah dan daur ulang.

“Terima kasih kepada semua komunitas, tenant daur ulang, dan warga yang sudah berpartisipasi. Kita buktikan Makassar bisa bersih!” tulis DLH Makassar dalam keterangan resminya.

Semangat kolaborasi yang tercipta di Kecamatan Tallo diharapkan menjadi inspirasi bagi kecamatan lainnya untuk turut bergerak bersama. DLH Makassar mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut hadir dan membawa sampah dari rumah sebagai bentuk kontribusi nyata.

Agenda Jelajah Sampah Makassar berikutnya akan berlangsung di Kecamatan Sangkarang, Pulau Barang Lompo. Warga diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berkolaborasi, dan beraksi langsung dalam upaya menjaga lingkungan.

“Jangan hanya jadi penonton, ayo gabung, ramaikan, dan bawa sampahmu! Kapan lagi bisa belajar daur ulang sambil beraksi nyata? Sampai jumpa di lokasi berikutnya!” demikian ajakan DLH Makassar.

Dengan semakin banyaknya warga yang terlibat, program Jelajah Sampah Makassar diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun budaya pilah sampah dan memperkuat langkah Kota Makassar menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Leave a Reply