Bappeda Hadiri Pelantikan 109 Pejabat Pemkot Makassar

pemprov-sulsel

HARSYANEWS.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melantik sebanyak 109 pejabat administrator dan pejabat pengawas lingkup Pemerintah Kota Makassar, pada Jumat (6/2/2026).

Pelantikan berlangsung di Tribun Karebosi dan mencakup jabatan camat, sekretaris dinas, kepala bidang dan lurah.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika pemerintahan untuk memperkuat tata kelola birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Pemerintah Kota Makassar adalah sebuah dinamika untuk menjalankan tata pemerintahan yang baik. Pergantian dilaksanakan sebagai upaya penyegaran. Bukan berarti pelantikan adalah pengambilan hak, bukan,” ujarnya.

Munafri menjelaskan, rotasi jabatan dilakukan untuk memaksimalkan fungsi individu dan sistem kelembagaan.

Selain itu, ia menekankan bahwa camat yang digantikan bukan karena kegagalan, melainkan karena kebutuhan penempatan baru untuk pengembangan karier.

“Camat yang digantikan adalah camat yang sangat berhasil dalam menjalankan tugas keseharian. Hanya karena mereka harus ditempatkan di tempat lain untuk membuat karir mereka lebih baik. Saya berharap camat yang baru mampu melebihi kemampuan camat sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga memuji kinerja para camat terdahulu yang dinilai tegas, humanis, dan mampu menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.

Munafri berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik bahwa mereka akan menjalani masa evaluasi selama enam bulan.

“Waktu kita uji-coba cuma enam bulan. Artinya setelah enam bulan rapornya bagus, tinggal. Rapornya kurang bagus, mohon maaf. Banyak sekali yang antri di posisi Bapak dan Ibu sekalian,” tegasnya.

Selain camat dan lurah, sejumlah posisi administrasi seperti perencanaan, keuangan, dan umum juga diisi dalam pelantikan ini. Munafri menekankan bahwa pejabat administrasi memiliki peran vital dalam menjaga ritme kerja organisasi.

“Kalau kepala dinas, kepala OPD, sekretaris, dan sistem kelembagaannya berlari kencang, Bapak Ibu sekalianlah yang harus menjaga ini. Jangan sampai ada yang tercecer. Kalau tercecer, kepala dinasnya nanti sibuk lagi memulai dari awal. Ini memperlambat roda birokrasi,” jelasnya.

Munafri meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mulai menerapkan sistem manajemen talenta dalam pelantikan berikutnya.

“Manajemen talenta sudah harus diterapkan. Ini penting untuk melihat kapasitas dan kapabilitas per individu dalam membangun karir yang diimpikan oleh seorang ASN,” katanya.

Bappeda Makassar melalui media resmi instagram, juga mengucapkan selamat pelantikan untuk jajaran pejabat yang dilantik lingkup pemerintahan kota makassar.

Leave a Reply